IBX5824419A08CC2

Mekanisme Pilgub 2017 Jakarta

Pilgub Jakarta 2017

Pilkada Jakarta 2017 - Meski masih setahun lagi tapi berita dan kontroversi mengenai pemilihan gubernur jakarta sudah sangat ramai dari sekarang. Salah satu yang menarik untuk disimak ialah bagaimana mekanisme jalannya pilgub nanti jika dua putaran seperti yang teknout kutip dari situs Okezone, Ketua KPU DKI Jakarta, Sumarno mengatakan apabila Pilgub DKI diikuti oleh tiga pasangan calon (paslon), maka dimungkinkan akan terjadi dua putaran. "Kalau tiga paslon biasanya dua putaran. Tapi belum pasti lho ya. Kita lihat saja nanti," katanya sepulang sholat Jumat di halaman KPUD DKI Jakarta, Jumat (23/9/2016).

Sesuai mekanisme aturan kekhususan Pilkada DKI, paslon yang bisa memenangi kontestasi adalah yang mampu memperoleh suara lebih dari 50 persen. Apabila tidak mencapai 50 persen maka akan terjadi putaran kedua. Untuk jadwalnya sendiri, KPU DKI sudah merencanakan akan menyelenggarakan pada tanggal 19 April 2017. "Itu kalau tidak ada gugatan-gugatan ke Mahkamah Konstitusi ya tanggal segitu," ujarnya. 

Putaran kedua Pilgub DKI, sambungnya, hanya bisa diikuti oleh paslon yang memperoleh suara terbanyak pertama dan kedua. "Jadi tidak ada lagi pendaftaran seperti mekanisme di putaran pertama. Langsung KPUD akan bikin surat keputusan siapa yang akan maju di putaran kedua," tambahnya. Tidak seperti di putaran pertama, debat pada putaran kedua akan dilaksanakan sekali dan berfokus pada penajaman visi misi. "Kalau di putaran pertama kan tiga kali debat visi misinya, putaran kedua cukup sekali aja," tutur Sumarno sembari memasuki ruangan. 

Memasuki hari terakhir pendaftaran paslon, diperkirakan ada dua paslon yang akan mendaftar. Diperkirakan, ada tiga paslon yang akan berkontestasi di Pilgub DKI 2017.



Mekanisme Pilgub 2017 Jakarta Mekanisme Pilgub 2017 Jakarta Reviewed by Ayead Gaptek on 12:06 AM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.